Berita

Trump mengklaim AS "membelah atomnya." Selandia Baru mengatakan hal itu salah.

Seorang wali kota kecil di Selandia Baru memilih untuk melakukan perang nuklir dengan Donald Trump, setelah presiden AS yang baru dilantik itu memuji para ilmuwan Amerika karena membelah atom.

Pidato pelantikan Tuan Trump menyebutkan daftar prestasi Amerika yang paling menonjol seperti mengakhiri perbudakan, meluncurkan ke luar angkasa, dan momen mereka “membelah atom”.

Walikota Nelson di Pulau Selatan Selandia Baru memanfaatkan pandangan subatom dan menunjukkan bahwa upaya untuk membelah atom sebenarnya dipelopori oleh fisikawan kelahiran Kiwi, Ernest Rutherford.

“Saya sedikit terkejut dengan Presiden baru Donald Trump dalam pidato pelantikannya tentang kehebatan AS yang mengklaim saat ini orang Amerika ‘membelah atom’ padahal kehormatan itu milik putra Nelson yang paling terkenal dan favorit, Sir Ernest Rutherford,” Walikota Nick Smith tulis di media sosial.

Dipuji karena membelah inti atom selama percobaan di Universitas Manchester di Inggris pada tahun 1917, Rutherford adalah “orang pertama yang secara artifisial menginduksi reaksi nuklir dengan membombardir inti nitrogen dengan partikel alfa,” kata Smith.

Dia menambahkan bahwa dia akan mengundang duta besar AS yang akan datang untuk mengunjungi tugu peringatan Rutherford di Nelson, yang berpenduduk 50.000 jiwa, “sehingga kita dapat menjaga catatan sejarah tentang siapa yang pertama kali membelah atom tetap akurat.”

Ben Uffindell, editor situs berita satir Selandia Baru bernama The Civilian, juga mempermasalahkan klaim Trump.

“Oke, saya harus segera menghubungi Anda. Trump baru saja mengklaim Amerika telah memecah atom. Itulah SATU HAL YANG KAMI LAKUKAN,” Uffindell tulis di media sosial.

Ernest Rutherford menyiarkan semasa kunjungan rumah ke New Zealand pada tahun 1926. Artis: Anon
Ernest Rutherford terlihat mengudara selama kunjungan rumahnya ke Selandia Baru pada tahun 1926.

Gambar Ann Ronan/Kolektor Cetak/Getty Images


Secara luas dianggap sebagai “bapak fisika nuklir”, Rutherford dianugerahi Hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 1908 untuk penelitian sebelumnya mengenai radioaktivitas.

Meskipun Rutherford dikreditkan atas pembelahan awal atom, orang Inggris John Cockcroft dan orang Irlandia Ernest Walton kemudian melakukan eksperimen terkontrol pertama untuk membelah inti atom, menurut Departemen Energi AS.

Rutherford tetap menjadi salah satu putra paling terkenal di Selandia Baru, dan wajahnya masih menghiasi uang kertas $100 negara tersebut.

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button